HOME


 
Oh, Emak Abah!
masih teringat lagi bebelanmu
ketika kau memarahiku
memukulku dan mencubitku, disebabkan kenakalanku
sungguh! kau lah guru pertamaku
mengajarku untuk bersopan santun
mengajarku untuk menjadi lebih baik

emak,abah
setiap malam aku merindui kamu
melihat bintang dan bulan, bagai melihat kamu
kesusahan dan kepayahan hidup
kamu hadiahkan dengan senyuman
bagaikan menyelesaikan semua masalah yang datang
dan mendamaikan hati anak-anakmu

kamu, adalah permataku yang tidak dapat dinilai dengan uang ringgit
kamulah hartaku~
kamulah hidupku~
dan kamulah nyawaku~



No comments:

Post a Comment